Linux: Debian - Partition

Ketika kita ingin menginstal Linux, terkadang kita bingung dengan konfigurasi partisi terbaik.  Bagi pemakai Debian, berikut ini dibahas bagaimana mengatur konfigurasi terbaik untuk mesin Debian Anda.

Berbeda dengan Anda yang telah terbiasa dengan sistem operasi Microsoft, sistem operasi Linux sangat dinamis.  Performa yang dihasilkan, sangat tergantung dari bagaimana Anda mengkonfigurasikan mesin Anda.  Mengatur partisi ini terjadi berdasarkan cara kerja file sistem dari sebuah sistem operasi.

Cara kerja file sistem FAT & NTFS pada sistem operasi Microsoft menjadikan proses partisi pada sistem operasi Microsoft begitu sederhana.  Sangat bertolak belakang dengan file sistem EXT4 pada Linux.  Selama Anda tidak menggunakan SSD (Solid State Disk),  strategi membangun partisi yang baik menjadi sangat penting.

Singkat kata, pada kesempatan ini kita akan membahas strategi membangun partisi untuk mesin Anda yang menggunakan sistem operasi Debian.

Ketika kita ingin membangun sebuah mesin, kita harus memikirkan untuk apa mesin ini akan dipergunakan.  Debian memiliki 5 partisi utama yang perlu kita cermati, ketika kita akan menginstall Debian:
  • /
  • /usr
  • /var
  • /tmp
  • /home
/, merupakan direktori root atau utama dari debian.  Bagian ini menjadi tempat bagi sistem operasi dan segala konfigurasi.

/usr, merupakan direktori tempat instalasi package dan module yang akan kita install kemudian.  Singkat kata, direktori ini merupakan default tempat instalsi berbagai program.

/var, merupakan direktori data dari program yang kita install.  Direktori ini dapat juga didefinisikan sebagai direktori kerja.

/tmp, merupakan tempat sementara untuk meletakkan file (bila diperlukan) ketika sebuah proses dilakukan.  Besarnya tempat ini tergantung dari jenis proses dan besarnya file yang akan diciptakan.

/home, merupakan tempat kita meletakkan berbagai data kerja kita.  Dan apa bila diperlukan, dapat juga kita alihkan fungsikan sebagai tempat kerja, program dan lain sebagainya.  Singkat kata, inilah tempat yang paling bebas kita pergunakan atau pun untuk kita lakukan berbagai hal untuk mengoptimasikan mesin Linux kita.

Bagi Anda yang pemula, tidaklah bermasalah bila Anda meletakkan semuanya pada 1 partisi.  Tetapi bila Anda ingin membangun sesuatu yang bersifat kritikal, baik komersial atau pun non komersial, berikut ini beberapa pertimbangannya:
  • Sebagai Desktop:
    • Untuk pekerjaan kantor seperti: email, browsing internet, office dokumen.  Terdapat dua pilihan:
      • Semua direktori diletakkan pada 1 partisi.
        • /, partisi sebesar 50 GB.
        • /home, partisi sebesar sisa kapasitas media yang ada.
    • Untuk Programming
      • /, partisi sebesar 300 - 500 MB
      • /usr, hitung besar applikasi yang ingin diinstall.  Idealnya 50 GB.
      • /var, umumyan cukup dengan 500 MB.  Bila applikasinya sangat besar, alokasikan 1GB.
      • /tmp, umumnya cukup 500 MB. 
      • /home, partisi sebesar sisa kapasitas media yang ada.
    • Untuk Video Editing
      • /, partisi sebesar 300 - 500 MB
      • /usr, hitung besar applikasi yang ingin diinstall.  Idealnya 10 GB.
      • /var, umumyan cukup dengan 100 MB.
      • /tmp, alokasikan 50 - 100 GB.
      • /home, partisi sebesar sisa kapasitas media yang ada.
  • Sebagai Server
    • Untuk Web Server
      • /, partisi sebesar 300 - 500 MB
      • /usr, hitung besar applikasi yang ingin diinstall.  Idealnya 4 GB.
      • /var, umumyan cukup dengan 1 GB.
      • /tmp, alokasikan 500 MB.
      • /home, partisi sebesar sisa kapasitas media yang ada.
    • Untuk Email Server
      • /, partisi sebesar 300 - 500 MB
      • /usr, hitung besar applikasi yang ingin diinstall.  Idealnya 4 GB.
      • /var, umumyan cukup dengan 1 GB.
      • /tmp, alokasikan 4 GB.
      • /home, partisi sebesar sisa kapasitas media yang ada.  Alihkan data email ke direktori ini, bila perlu diatur dalam bentuk multi partisi.
    • Untuk Database Server
      • /, partisi sebesar 300 - 500 MB
      • /usr, hitung besar applikasi yang ingin diinstall.  Idealnya 4 GB.
      • /var, umumyan cukup dengan 1 GB.
      • /tmp, alokasikan 2 GB.
      • /home, partisi sebesar sisa kapasitas media yang ada.  Alihkan data dari database ke direktori ini.
Konfigurasi tersebut adalah contoh pembuatan direktori untuk optimasi sederhana Debian.

No comments:

Post a Comment